10 Maret 2016

Love Like a Oxygen (Chapter 1)

LOVE LIKE A OXYGEN
Author: Clarissa W,Dheva Salma,Ananda Dwi
Cast : Park Jihye (OC), Oh Sehun (EXO)
Genre : Romance,Married Life(soon)
Rating : PG-17
Length : Chapter
Disclaimer : Cerita ini murni dari otak kita bertiga.typo bertebaran,maklum masih ff debut.Emang sengaja gak dikasih visualnya Jihye biar kalian bisa bayangin visual Jihye sesuka kalian.
Happy Reading!


Kring Kring
Mungkin sudah ratusan kali sehun mendengarnya,rasanya sehun ingin benar benar membunuh orang yang mengganggu mimpi indahnya ini.alias….. mimpi (P E R V E R T)nya
“Ya! hyunwoo,kau mengganggu tidurku!!”teriak sehun
“mwo?hyunwoo?kau panggil aku hyunwoo?ya!kau ini benar benar,kau tidak ingat sekarang hari apa?bangun atau aku akan membunuhmu!”bentak orang diseberang
“nuguseyo?”ucap sehun dengan wajah innocentnya
“kau tidak mengenalku?orang yang akan menjadi istrimu seminggu lagi,baiklah sehun kau akan mati ditanganku!”
Tut..tut..tut..
“ya!ya!chagi ya!chagi ya!,yeoboseyo..yeoboseyo..,haishh jjinja…eotteokhae,aku harus siap siap dulu,memangnya hari ini hari apa?aku bahkan tidak mengingatnya..”gumam sehun sambil berlarian kesana kemari

@Sehun’s home

Tok…tok…tok…
'tidak ada jawaban dari dalam,ada dimana sekarang sehun?'batin jihye
“ah,aku benar benar ingin mebunuhnya sekarang”ucap jihye seraya tangannya memegang knop pintu kamar sehun.

Setelah membuka pintu kamar Sehun,Jihye langsung kaget dan ingin teriak sekencang-kencangnya karena ia baru saja melihat penampilan sehun yang bertelanjang dada dan hanya memakai haduk yang dililitkan di pinggangnya.dengan segera Jihye menutup kedua matanya dengan tangannya dan berteriak

“ya!!!OH SEHUN!!!”

Sehun kaget setengah mati tapi bukannya menutupi badannya,sehun malah berjalan santai mendekati Jihye dan membuat Jihye terpojok di sudut tembok kamar sehun,wajah sehun semakin mendekat ke wajah Jihye,semakin membuat Jihye merasa gugup dan menggenggam erat tas selempangnya,20 cm.. 10 cm.. 5 cm.. membuat Jihye menutup matanya rapat rapat dengan detak jantung yang tak beraturan.
Sehun tersenyum jahil seraya mengambil handphonenya dan memfoto wajah gugup Jihye sambil menahan tawa ah- bukan tapi sudah benar-benar tertawa,saat Jihye mendengar suara tawa dari sehun,Jihye langsung membuka mata dan kesal,muka Jihye merah padam menahan amarah dan malunya saat mengetahui apa yang sudah terjadi.

“ya!oh sehun!!berikan ponselmu!!”teriak Jihye sambil mengambil ponsel sehun dari tangan sang pemilik.
Tapi,dengan cepat sehun menghidar dan dengan cepat juga Jihye mendorong Sehun.Dan tanpa sengaja,Jihye juga ikut terdorong.Alhasil,mereka berdua sama-sama terjatuh diatas kasur milik sehun dengan posisi Sehun berada dibawah dan Jihye berada diatas tubuh Sehun.
Mereka berdua saling menatap satu sama lain.Lama sekali sampai mereka memerluka seseorang untuk menyadarkan mereka berdua.

“Hyung!apa kau sudah pergi untuk fitting..”ucapan Hyunwoo adik sehun berhenti tatkala ia melihat pemandangan didepannya yang menampilkan seorang yeoja yang tidur diatas tubuh seorang namja dengan tangan yang menyentuh dada namja tersebut yang belum dilapisi kain.
Dengan cepat Hyunwoo mengerjapkan mata dan dua orang tersebut juga dengan cepat memperbaiki posisi.keadaan masih canggung dan sehun berdiri untuk mencairkan suasana seraya berkata

“lebih baik kalian keluar dulu,aku mau ganti baju”ucap sehun seraya berjalan kearah lemari

“kau tadi mau bilang apa Hyunwoo?”Tanya Jihye masih sedikit canggung

“Eee..itu,kalian sudah pergi fitting baju?:ucap Hyunwoo mengulang pertanyaannya yang sempat tertunda tadi.

“eomeo!Oh Sehun!Neon jinjja…”ujar Jihye sambil mengepalkan tangannya.
Sehun yang melihat reaksi Jihye pun segera teringat tentang pernikahan mereka yang akan dilaksanakan seminggu lagi.

“ah,aku ingat sekarang!miahae kalau begitu kalian berdua keluar dulu biarkan aku berganti bajudaan setelah itu kita pergi fitting baju ara?”ucap sehun sambil menepuk pipi Jihye.

@Butik

Sehun dan Jihye sedang memilih-milih baju yang pas untuk dikenakan oleh mereka.

“bagaimana dengan ini?”Tanya Jihye seraya memegang gaun panjang berwarna putih dan sedikit terbuka dibagian atas.

“shireo!”

“wae??!aku sangat menyukainya sehun”ucap Jihye,lebih tepatnya Jihye merengek

“aku tidak suka!pilih yang lain asal jangan yang seperti itu”ucap sehun seraya memilih milih tuxedo

“bagaimana kalau ini?”Tanya Jihye seraya memegang gaun putih panjang,memeiliki ekor yang cukup panjang dan lagi lagi sedikit terbuka dibagian atas,

“aku kan sudah bilang jangan yang seperti itu!!”bentak sehun entah kenapa bentakan sehun tadi membuat pelupuk mata Jihye berair.

“terserah kau sajalah!!”ucap Jihye seraya mengembalikan gaunnya dengan kasr dan berlari keluar butik,

“tapi..bukan itu maksudku,aishh..ah maaf mbak saya tidak jadi fitting baju,”ucap sehun dan langsung mengejar Jihye keluar butik.

Setelah menemukan Jihye duduk di bangku taman sambil menundukan kepalanya membuat Sehun merasa bersalah.Sehun duduk disebelah Jihye dan memandangi  Jihye.

“seumur hidupku,aku belum pernah dibentak,bahkan ayah ibuku saja tidak pernah membentakku,tapi kenapa dia membentakku seperti itu jika tidak suka bilang saja baik baik bisa kan”gumam Jihye sambil terisak.Sehun semakin merasa bersalah mendengar gumam an Jihye.

“bukan itu maksudku,dengarkan penjelasanku dulu Jihye-ah”ucap sehun seraya membalikkan badan Jihye menjadi menghadapnya. “Uljima,kau tahu tadi aku tidak sengaa membentakmu,Karena apa,karna kau memilih baju yang teruak se-“ucapan sehun terpotong. “tapi aku memilih gaun yang seperti itu hanya karena aku ingin berpenampilan baik saat didepan altar denganmu,hanya ingin berpenampilan baik didepanmu hanya itu”ucap Jihye yang masih menetaskan air mata.

“aku tahu,dengarkan aku.aku tahu kau ingin berpenampilan cantik didepanku ataupun didepan altar pernikahan kita aku hanya tidak ingin kau memperlihatkan ‘itu’ ke orang-orang karna ‘itu’ hanya akan menjadi milikku dan hanya aku saja yang boleh melihatnya,ara?”panjangxlebarxtinggi sehun:v

“ya!dasar byuntae!”

“aku ingin memelukmu”lanjut jihye seraya memeluk sehun dengan erat

Skip
@sehun’s car

“hun-ah aku ingin kerumahmu dulu”

“wae?”

“jangan bilang kau ingin melakukan itu sebelum kita menikah kan?jika memang iya baiklah aku akan menyiapkan tenaga.oke?”titah sehun.Jihye yang mendengar ucapan sehun yang dengan lancarnya keluar dari mulutnya langsung menjitak kepala sehun.

“ahh..appo,neo michyeoseo?”

“salah sendiri kenapa mulutmu  itu berbicara sembarangan,tidak pernah disekolahkan iya?”ujar Jihye

“memang tidak pernah,yang bersekolahkan aku,bukan mulutku”ujar sehun dengan wajah innocentnya sedangkan Jihye yang dengan susah payah menahan amarah yang sudah mencapai ubun ubun dan siap meledak kapan saja

“lebih baik diam dan menyetir dengan benar”

Skip
@sehun’s home

“emm hun-ah aku lapar”ujar Jihye sambil memegangi perutya.

“cari saja di kulkas,sepertinya dikulkas ada bahan makanan kau bisa masak sesuatu,aku mau ke atas ganti baju”ucap sehun panjang lebar sambil naik ke lantai atas

“ya!!kau kan tau aku tidak bisa memasak apapun.kenapa kau malah menuruhku memasak,huh?”teriak Jihye dari lantai bawah.Dan tidak ada respon dari sehun.Jihye mendengus kesal karena kelaparan dan juga sehun yang tidak perhatian padanya.
karena Jihye benar benar tidak bisa memasak sama sekali alhasil dia hanya duduk disofa sambil nonton tv,tidak lama setelah itu sehun turun dan menemukan kekasihnya sedang tidur disofa dengan tv yang masih menyala.

Sehun mendekat ke sofa dan duduk dibawah sofa yang ditiduri Jihye.saat melihat Jihye dari jarak sedekat ini membuat jantung sehun berdegup kencang tak beraturan,saat melihat wajah damai Jihye saat tidur membuat sehun ikut damai dan tenang.sehun bersyukur tuhan mengirimkan perempuan yang sempurna dimata sehun.Walaupun sedikit menjengkelkan tapi sehun akan tetap dan selamanya menyayangi dan mencintai Jihye.Park Jihye.Ketika sehun ingin beranjak dari duduknya,Jihye terbangun karena gerakan sehun.

“kau mau kemana?”Tanya Jihye sambil mengucek mata kanannya

“apa kau masih lapar?akan kubuatkan sesuatu jika kau lapar"ujar sehun sambil menatap mata Jihye.
Jihye hanya mengangguk.dan sehun langsung menuju ke dapur.sedangkan Jihye berjalan menuju kamar mandi ia ingin membersihkan dirinya setelah seharian beraktivitas.

15 menit berlalu Sehun sudah menyiapkan dan juga menata makanannya di meja.

“Hye-ah makanannya sudah siap!”teraik sehun

“eo!chamkanmanyo”jawab Jihye

“neo eodiya?”ujar sehun sambil mencari Jihye ke ruang tamu,kamar,taman belakang rumah

“ya!neo eodi?!”teriak sehun sekali lagi

“yeogiseo”ucap Jihye yang langsung muncul dibelakang sehun.

Jihye memakai baju lengan pendek dan hotpants yang membuat kaki jenjangnya terekspos,sehun yang melihat Jihye berpakaian seperti itu hanya menganga seraya melihat Jihye dari atas sampai bawah,walaupun sudah berkali-kali sehun melihat Jihye berpakaian seperti itu tapi Sehun masih saja menganga jika melihat Jihye dalam keadaan seperti itu.memaang tubuh Jihye yang proposional dan bisa dibiang sexy itu membuat siapa saja ingin menerjang Jihye,tidak terkecuali sehun yang sudah sejak lama menahannya.

“ya!kenapa kau bengong seperti itu,kajja nan neomu baegopa”Jihye menarik lengan sehun menuju meja makan.

Jihye memakannya dengan lahap,sampai sampai dia menghabisan 4 mangkuk nasi,baiklah dia sebenarnya yeoja atau babi-_-.Sehun seperti sudah kenyang hanya dengan melihat Jihye makan seperti itu.
“ke..mmnapa..mm..tidak..mmmakan?”ucap Jihye dengan mulut yang masih penuh dengan nasi

“hei ya!sebaiknya habiskan duu makanan yang ada dimulutmu itu,nanti kau bisa tersedak”

“arraseo”

Pada saat Jihye tengah yang masih seru-serunya melahap semua makanan diatas meja,tiba-tiba handphonenya berdering dan muncul tulisan Eomma dilayar handphone Jihye.

(To Be Continue)

tinggalin jejak ya seenggaknya comment next aja udah seneng kok,gomawo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar